Mengenal Varian Baru Virus Sars

Hasil akhir ini sudah kita dapatkan dari hasil pemeriksaan per tanggal 30 April,” ucap Nadia. Hubungan bisnis dengan banyak negara yang punya varian baru, saran saya hentikan sementara,” tegasnya. Virus begitu cepatnya menyebar, dari sisi pasien dan nakes berhubungan, itu nakesnya bisa ketularan,” terangnya. Varian itu telah terdeteksi dalam urutan yang diunggah ke foundation data akses terbuka GISAID dari forty four negara di keenam wilayah WHO. “Maka saya kembali minta negara melakukan evaluasi. Hubungan bisnis dengan banyak negara yang punya varian baru, saran saya dihentikan sementara,” jelasnya. Selain itu, vaksinasi juga masih merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19.

Muncul varian baru covid dari India

“Kami akan terus melihat varian yang menjadi perhatian di seluruh dunia, dan kami harus melakukan segala yang kami bisa untuk benar-benar membatasi penyebarannya,” ujar Van Kerkhove. ” ada indikasinya, yang dicurigai ada virus. Nah kami lakukan surveilans secara aktif. Sehingga kasus nakes ini termasuk terjaring aktif surveilans dari Dinkes,” tuturnya. Mungkin banyak yang merasa angka kasus di Vetnam itu masih relatif rendah, tetapi varian baru di Asia dan tempat lain harus menjadi perhatian semua orang di mana pun mereka tinggal. Sejak pandemi merebak hingga awal Mei, Vietnam mencatat hanya sekitar three Slot Online Terpercaya.500 kasus terkonfirmasi dan forty seven kematian.

India beberapa waktu lalu masih menguji apakah varian baru, termasuk B1617, mampu lolos dari kekebalan atau tidak. Para ahli menyoroti, semakin banyak virus menyebar, semakin besar risiko virus menemukan kondisi best untuk bermutasi, menekankan segala sesuatu harus dilakukan untuk mengendalikan penularan. Munculnya kelelahan kronis, disorientasi, malaise karena virus dapat muncul akibat demam tinggi maupun gejala lain yang muncul terkait Covid-19. Namun kelelahan juga bisa menjadi efek samping dari replikasi virus yang aktif dalam tubuh. Beberapa orang melaporkan masalah teknis ketika mendaftar di situs net pemerintah, sementara yang lain mengatakan syarat untuk memberikan hasil tes RT-PCR negatif tidak diberlakukan. Pengunjung harus melakukan registrasi sebelum menghadiri competition dan menyerahkan hasil tes RT-PCR yang menunjukkan bahwa mereka negatif COVID-19.

Meski demikian, laporan itu menyoroti bahwa “faktor penyebab lain” dapat berkontribusi terhadap lonjakan tersebut, termasuk tidak patuhnya masyarakat terhadap protokol kesehatan. WHO juga menekankan bahwa varian corona lain yang beredar pada saat yang sama juga menunjukkan peningkatan transmisi, dan kombinasi tersebut “mungkin memainkan peran dalam lonjakan kasus di negara ini”. WHO mengatakan varian baru corona dari India, B1617, telah terdeteksi di lebih dari 1.200 rentetan laporan yang diunggah ke database akses terbuka GISAID “dari setidaknya 17 negara”. Dengan metode Next Generation Sequencing , para ilmuwan kini mampu memecahkan kode genetik seluruh genom virus. Mereka dapat mendeteksi perubahan amat kecil dalam susunan genetik virus dengan melihat fragmen DNA, dan dengan demikian dapat menentukan asal dan pola penyebaran varian virus.

“Varian baru India yang semula berasal dari varian Inggris ini sangat berbahaya,” katanya dalam sebuah pertemuan pemerintah, yang rekamannya diterima oleh Reuters. Menteri Kesehatan Vietnam, Nguyen Thanh Long, mengungkapkan mutasi terbaru itu sangat berbahaya. Yang terakhir lebih menular, sulit dikendalikan, atau menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Skema terkini, seperti asuransi kesehatan dan obat-obatan bersubsidi untuk orang miskin, tak banyak membantu karena sangat sedikit yang telah dilakukan dalam beberapa dekade untuk meningkatkan jumlah staf medis atau rumah sakit. • Pada bulan November 2020, komite tetap parlemen untuk kesehatan mengatakan pasokan oksigen yang tidak memadai dan tempat tidur rumah sakit pemerintah yang “sangat tidak memadai”. Keduanya sengaja dipisahkan dengan pasien covid-19 lain lantaram menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Jawa timur. Sebab, selain lebih berbahaya dan mematikan, orang yang sudah pernah menjalani vaksinasi covid-19 pun disebut tetap bisa terpapar lagi. Direktur Covid-19 Genomics Initiative di Wellcome Sanger Institute, Jeff Barrett, menyarankan agar masyarakat jangan cepat panik dulu walaupun disebutkan bahwa varian ini tidak dapat dilawan dengan vaksin. Pada dasarnya, semakin banyak jumlah kasus Covid yang dialami suatu negara, semakin besar kemungkinan muncul varian-varian baru.

“Namun mutasi ini umumnya tidak memberikan perubahan yang sangat signifikan sampai tidak terdeteksi oleh mesin PCR,” kata Wiku. Itu sebabnya, kebijakan isolasi karantina harus diperkuat apalagi jika kapasitas tes PCR terbatas. Namun demikian, lulusan Harvard University ini mengatakan, gen S sebetulnya jarang dipakai untuk keperluan diagnosis virus korona.

Jadi, apabila Anda sudah mendapat kesempatan untuk menerima vaksin COVID-19, jangan ragu untuk menjalani vaksinasi tersebut. Vaksin COVID-19 mampu memicu respons imun tubuh yang luas terhadap virus SARS-CoV-2. Oleh sebab itu, perubahan atau mutasi pada virus seharusnya tidak membuat vaksin menjadi tidak efektif sama sekali. “Jadi itu berarti kami berada dalam posisi yang berbeda dari terakhir kali kami menghadapi varian baru sebelum Natal karena skala peluncuran vaksin kami,” tambah Johnson. Kematian tersebut diyakini sebagai kematian pertama di Inggris akibat mutasi Covid-19 yang sangat menular.

Oleh karena itu, menekan angka penularan kasus di masyarakat menjadi salah satu cara mencegah kejadian mutasi berlangsung terus menerus. Pencegahan yang bisa dilakukan termasuk dengan penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. Varian B117 asal Inggris dilaporkan meningkatkan transmisi atau penyebaran, sementara B1351 asal Afrika Selatan selain bisa menimbulkan dampak penularan, juga berdampak menurunkan efektivitas vaksin, demikian juga varian P1 dari Brazil. Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Vietnam mengaku telah mendeteksi varian baru virus corona (Covid-19) yang merupakan kombinasi dari varian virus di India dan Inggris yang menyebar dengan cepat melalui udara. Sebuah ruangan berkapasitas sekitar 10 pasien atau tempat tidur pun disiapkan pihak rumah sakit plat merah ini.

Varian ‘Delta’ adalah nama baru untuk varian B1617.2, salah satu varian yang pertama kali diidentifikasi di India. Sebelumnya kerap disebut sebagai varian India, namun belakangan WHO menyarankan nama tersebut tidak digunakan lagi karena memojokkan negara tertentu. Jika seseorang baru tiba dari tempat dengan prevalensi sangat tinggi, kemungkinan besar ia akan membawa serta virus itu.