Vaksin Pfizer Disebut Ampuh Lawan Varian Covid

Survei ONS ini dilakukan dengan melihat gejala yang dilaporkan oleh orang-orang hingga seminggu sebelum dinyatakan positif terinfeksi B117, dan membandingkannya dengan mereka yang terinfeksi varian lama. Adapun sampel yang digunakan melibatkan three.500 orang yang terinfeksi varian B117 dan 2.500 lainnya terkena infeksi varian lama. Dalam laporan epidemiologi WHO akhir Februari lalu, varian B117 tersebut diduga memiliki tingkat penularan lebih tinggi, sekaligus memperbesar potensi gejala berat hingga kematian. Namun, dugaan itu masih terus dikaji dalam serangkaian studi yang masih berjalan.

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Universitas Sao Paulo, Fakultas Kedokteran Universitas Washington dan sejumlah institusi, yang menyimpulkan vaksin tidak merespons untuk varian baru tersebut. Namun studi menunjukkan, jumlah penerima vaksin tersebut terlalu kecil untuk menjadi bahan penelitian. Alhasil, baru segelintir vaksin yang diketahui efektivitasnya melawan varian baru corona. Virus sekarang memiliki bentuk yang lebih mudah menular dan yang telah terbukti menghindari perlindungan Deposit Pulsa Tanpa Potongan antibodi, dalam penelitian laboratorium dan uji klinis dunia nyata. Perdana Menteri Boris Johnson mengutip kemungkinan varian baru virus corona sebagai salah satu risiko terbesar untuk peluncuran vaksin dan berharap ekonomi dapat mulai dibuka kembali setelah penguncian pada musim semi. Moderna adalah salah satu produsen vaksin virus corona terkemuka, selain BioNTech yang menghasilkan vaksin Pfizer dan Universitas Oxford yang mengembangkan AstraZeneca, dikutip dari Financial Time.

Ia mengatakan kemungkinan besar diperlukan suntikan penguat, terutama karena varian baru virus itu kini merebak ke seluruh dunia dan tampaknya menjadi jenis yang dominan. Meski diklaim mampu melawan dua varian baru corona, tapi antibodi yang dihasilkan dari penyuntikan vaksin ini untuk melawan B.1.351 tak sebesar jumlah antibodi yang dihasilkan untuk melawan virus corona varian lama dan B.1.1.7. Vaksin Moderna disebut dapat melawan mutasi virus corona yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan. Mutasi virus baru menjadi persoalan jika dapat menyebabkan timbulnya penyakit yang lebih parah, tidak terdeteksi oleh alat tes, ataupun mengurangi efektivitas vaksin yang tengah dikembangkan. Saat ini, setidaknya ada tiga varian baru virus korona yang dinilai mengkhawatirkan.

Indonesia harus menghadapi serangan strain atau varian virus baru dari mutasi Corona. Strain Covid-19 dari Inggris , Afrika Selatan , Brasil dan strain dari India (B.1.617) kini harus dihadapi Indonesia. “Regulator obat-obatan sedang meninjau information akhir dari uji klinis fase tiga Universitas Oxford-AstraZeneca untuk menentukan apakah vaksin tersebut memenuhi standar kualitas, keamanan dan keefektifan yang ketat,” kata juru bicara tersebut. “Data ini memperkuat pandangan kami memiliki beberapa vaksin yang sangat manjur,” kata Danny Altmann, profesor imunologi di British Imperial College London, yang tidak terlibat dalam uji coba Pfizer, melansir Reuters. Vaksin Moderna digunakan di AS yang mana pemerintah setempat telah membeli 200 juta dosis dan mendanai perusahaan hingga four,1 miliar dolar AS.

Eleanor Riley, profesor Imunologi dan Penyakit Menular di Universitas Edinburgh, mengatakan ada alasan untuk optimisme bahwa vaksin mRNA terbukti efektif melawan banyak varian yang bermutasi. “Batasan dari riset saat ini adalah bahwa virus buatan tidak mencakup secara lengkap perangkat lonjakan mutasi yang muncul pada varian Inggris atau Afrika Selatan,” beber hasil riset tersebut. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) mengonfirmasi bahwa program vaksinasi nasional masih menggunakan vaksin dari Sinovac. Varian baru yang ditemukan di Inggris misalnya dapat menyebar lebih cepat dibanding virus corona sebelumnya. Tetapi Inggris menghadapi tantangan baru dari penyebaran varian yang pertama kali ditemukan di India. Tidak hanya itu, para peneliti juga menduga varian ini dapat kembali menginfeksi mereka yang telah sembuh dari Covid-19.

Vaksin Astra Zaneca ampuh melawan varian baru covid

Meski begitu, Dormitzer mengatakan hasil studi ini menunjukkan bahwa vaksin yang sudah dikembangkan masih efektif melawan mutasi virus Covid-19 jenis baru. Menurut Amin, selain Sinovac, vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan asal Amerika Serikat, Pfizer, ampuh melawan virus corona varian B117 yang merebak di Inggris. Pemerintah Inggris yakin varian B117 itu menjadi faktor yang memperburuk penyebaran wabah di puluhan negara bagian di Inggris. “Artinya, vaksin yang dikembangkan saat ini masih bisa digunakan untuk melawan mutasi virus corona,” ujar Amin. Terkait efektivitas vaksin Covid-19, disebutkan dalam penelitian di Israel, vaksin Pfizer efektif melawan varian baru virus corona B.1.1.7. PIKIRAN RAKYAT – Berdasarkan data awal hasil uji coba vaksin buatan Perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca menyampaikan pada Sabtu, 6 Februari 2021 tentang efektivitas vaksin terhadap varian baru virus corona.

Dalam sebuah studi mereka, ditemukan bahwa vaksin Pfizer-BioNTech 88% efektif melawan penyakit simptomatik dari varian B.1.617 dua minggu setelah dosis kedua. Sementara itu, dua dosis vaksin AstraZeneca 60% efektif melawan penyakit simptomatik dari varian India. Maya Ayu Puspitasari Tenaga kesehatan mendapat suntikan vaksin Covid-19 Sinovac di Poltekkes Kemenkes Bandung, Jawa Barat, 1 Februari 2021. TEMPO/Prima Mulia – Lembaga Biologi Molekuler Eijkman memastikan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech Ltd ampuh melawan varian baru virus corona di Indonesia. Sonora.ID – Vaksin dengan merek AstraZaneca yang dikembangkan oleh perusahaan vaksin virus corona Oxford ini mengklaim bahwa vaksinnya mampu melawan jenis virus varian baru yang pertama kali ditemukan di Inggris. Sementara itu, Inggris telah menyetujui kesepakatan dengan perusahaan bioteknologi Jerman, CureVac, untuk bekerja sama mengembangkan vaksin melawan varian baru virus corona dan menargetkan pesanan awal untuk 50 juta dosis jika diperlukan.

“Peningkatan titer yang kuat dan cepat ke tingkat di atas vaksinasi primer juga dengan jelas menunjukkan kemampuan mRNA-1273 untuk memicu memori kekebalan,” imbuhnya. Sementara untuk Afrika Selatan ditemukan satu orang di Denpasar Bali, namun pasien tersebut sudah meninggal. Sejauh ini tiga varian baru dari Inggris, Afrika Selatan dan India sudah masuk ke Indonesia. B117 dari Inggris mendapati thirteen kasus positif dan empat diantaranya merupakan empat transmisi lokal. Menurutnya telah dilakukan upaya dari Presiden Joko Widodo, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memastikan pasokan. Yakni produsen vaksin yang sudah dipesan dapat mengirimkannya sesuai dengan yang telah disepakati.